Baru aja beberapa hari yang lalu gw denger dari salah satu hozmate gw kalo pembelian BBM premium DIBATASI hingga hanya Rp. 75.000. Dan itu karena kenaikan BBM yang udah ngak bisa ditoleransi lagi.
Bagaimana rakyat bisa makmur dan sentosa, kalau pemerintah tidak bisa melakukan apa2 untuk mencegah ini?? Melihat kalau BBM itu merupakan satu elemen penting buat masyarakatnya. Krn sebagian besar masyarakat Indonesia pasti dan pasti menggunakan BBM. Mau dia kaya kek, miskin kek. At least, kenapa pemerintah tidak berusaha sedikit aja menahan kenaikan itu.
Harusnya pemerintah sadar kalau Indonesia itu negara yang berpenduduk ratusan juta manusia. Dan 40% dari mereka hidup dibawah garis kemiskinan.
Satu hal lagi yang gw sesalin itu, kenapa RUpiah terus2an melemah??
Gw skrg kuliah di Australia, dan sudah ada disini semenjak AUD$1 masih dihargai Rp. 6300. Itu tahun 2004.
4 tahun kemudian, which is NOW.
Gw ngeliat currency, AUD$1 = Rp. 9045.Betapa kuat-ny Dollar Australia, ampe2 rupiah dihargain segitu doang. Dalam waktu 4thn aja, nilai rupiah bisa anjlok banget.

Gilllaaaaaa....
pemerintah ngapain aja sih disana?? Tidur?? angkat2 kaki digedung DPR?? gw bigung deh, sumpahhhh!!!Kemungkinan lain yang gw liat, dikarenakan Australia juga semakin berkembang, semakin maju, sehingga nilai tukar Dollar Australia ke rupiah semakin menguat. Dalam artian RUPIAH meLEMAH.
Sekarang Dollar Australia pun sudah hampir sama dengan nilai tukar Dollar US. CM beda Rp.200-300 doang. Pdhal dulu perbedaan nilai tukar rupiah ke dollar AUD dan US bisa mencapai Rp. 4000.
(Sekitar thn 2004 US$1 = 9500 / AUD$1 = Rp. 6000).
Huf!! kapan ya Indonesia bisa menjadi negara yang juga tiap tahunnya berkembang, sehingga rupiah bisa perlahan2 menguat. Dan masyarakatnya semakin makmur dan tentram dengan pemerintah yang tidak lenja-lenje alias tegas dan serius melihat nasib masyarakatnya.
Indonesia...Indonesia... kapan engkau bisa keluar dari keterpurukan ini???
