Wednesday, December 10, 2008

SimpLy SeRious

.............

K.a.g.e.t!

Mungkin itu satu kata yang bisa menggambarkan kesimpulan akhir dari obrolan gw bersama 3 orang teman pria tadi siang, yg salah satunya adalah pasangan gw.


Gw hanya memperhatikan obrolan mereka yang jujur dan blak2an tentang pandangan mereka terhadap sebuah hubungan.


Salah satu dari 3 pria ini menjalani hubungan long distance. Dari pengakuannya dia emotionally sayang banget ama si pacar, bahkan pengen end-up di janur kuning (hehe) alias nikah.
Tapi dikarenakan hubungan LD yang notabene nya ga bisa ketemu dlm jangka wkt yg lama, dia jujur akan tidak tercukupinya his physical needs as a couple... Kebutuhan seorang pria normal (katanya). Dan dari rasa butuh itulah timbul rasa ingin SELINGKUH (yg menurut gw cukup salah). Hummm, dia lalu membela dirinya bahwa keinginannya selingkuh hanya semata2 untuk kebutuhan fisik (yaaa..kalian taulah mksd gw 'fisik' itu apa.). Hanya saja untuk sementara keinginan itu hanya di mulut saja. Dia sendiri masih 'in doubt', karena takut dengan resiko yang ada. Gimana ya rasanya seandainya si pacar di sebrang sana tau tentang keTIDAK SETIA an sang kekasih???

Lagi2, sebuah unsur keTIDAK SETIAan muncul dari mulut salah satu pria ini, yang tak lain dan tak bukan, adalah COWOK GW. Hemmmph!!! sempat kaget banget ketika dia bilang begini: "Umur2 kayak kita ini (24,25an) bukan masa-nya setia. Lo tuh harus cari cewek sebanyak mungkin, rasain selingkuh, supaya ntar pas udh nikah udh gk pengen lg."
Betapa gw tidak langsung berpikir seharian dan mencerna setiap kata2 yang spontan keluar dari mulut dia..
Dia juga sempat melontarkan kata2 kalo punya hubungan itu jangan lama2 (contoh pacaran ampe 5tahunan).
*Jlebbb* dalam bangett sih perkataan dia itu. Trus dengan sangat otomatis otak gw ini langsung berputar-putar mencari jawaban yang paling benar.
Emang sih siapa yang bakal tau apa yang akan terjadi 2,3,4,5 tahun ke depan. Tapi cukup dengan mendengar pengakuan dari dia saja, gw udh punya gambaran.


Karena ter-amat curious akan perkataan dia siang tadi, malam ini gw "mengajak" dia muter2 dengan berbagai pertanyaan sindiran tentang obrolan dia siang tadi. Sekedar mencari jawaban dan konfirmasi, apa bener dia seperti itu???
Setelah beberapa kali cuek dgn sindirian gw, akhirnya dia gerah juga.
"Kamu bisa bedain ngak org bercanda ama enggak?" satu kalimat itu yang kemudian menjelaskan semuanya. Oh well, pernyataan yang cukup melegakan. Dan mudah2an memang itu hanya canda-an dia saja.


Apart from 'is it a joke or not?' gw hanya berharap dia bisa menghargai hubungan ini, dan tidak menganggapnya sebagai hubungan sesaat seperti perkataan singkat nya siang tadi....