Terkadang dalam suatu hubungan pacaran itu, kita harus saling 'berpegangan tangan'. Dalam artian harus saling mendukung, dan bisa saling membimbing.
Hal ini yang baru saja aku sadarin semenjak pacaran dengan pria baru ini. Dia pacar baru ku, yang usia pacaran kami masih sekitar seminggu. Emang sih ya, it sounds baru bentar banget. Tp dari dia aku mempelajari begitu banyak hal.
Dimulai dari kedewasaan. Dia seorang pria yang mandiri dan dewasa menurut aku. Kedewasaan yang dia miliki secara ngak langsung membuat aku berpikir untuk tidak menjadi manusia EGOIS dan supaya bisa lbih pengertian.
Dia orang yang membuat aku belajar mengendalikan emosi aku. Belom 100% terobati sih. Tapi it still in progress. Aku kadang suka badmood n ngambek klo lg ad mslh, tp bersama dia, ak mulai belajar untuk berpikir: 'apa wajar hanya karena masalah kecil, aku kudu ngambek??'.
Dia seseorang yang bisa membimbing aku menjadi lebih baik. Dia peduli dan mengingatkan tanggung jawab aku sebagai ank pertama, dia memberikanku 'pandangan' dan options untuk menjalani hidup ke depan.
Dari segi religious, dia sosok pria yang (bisa dibilang) jarang bgt aku temui. Dia tidak terlalu religious, tapi paling tidak dia lebih ngerti dan bisa membimbing aku. Seseorang yang bisa mengingatkan aku supaya tidak lupa berdoa, dan ngajak ke gereja tiap minggu. Mungkin tanpa dia sadari, he encourages me untuk lebih dekat dengan Tuhan.
Sifat dia yang seakan ingin selalu membuat orang disekitarnya tertawa merupakan nilai plus di mata aku. Dia jarang marah (belom sihh, dan jgn sampe de..takut!! hehe). Dia selalu ceria dengan lelucon-lelucon nya, yang membuat aku selalu comfort berada dekat dia.
Entahlah..ini hanya my point of view saat ini, sekarang, dan disaat hubungan ini masih anget2nya. Kita mana tau ya, people change by time. Tapi semoga dia will stay the same. ;)
No comments:
Post a Comment